Gagal Ujian, Gagal Jadi Anak Muda Yang Berguna (Riset MarkPlus Insight & Marketeers)

ujian nasional anak sekolah

Jakarta – Di Dumai, seorang siswa berusaha gantung diri. Di Wonogiri, seorang siswi hingga nekat menenggak racun serangga. Di Palu, puluhan siswa histeris, hingga pingsan. Di Jakarta siswa nekat gantung diri.

Itu baru sebagian kecil dari seluruh peristiwa yang terjadi karena gagal dalam ujian. Bila seluruhnya kami dokumentasikan, pasti perlu satu buku tersendiri untuk menulisnya.

Intinya, dampak dari tidak lulus ujian ini ternyata sangat berpengaruh bagi anak muda. Sebagian mungkin hanya sampai tahap kecewa, namun banyak juga yang sampai stress menghadapi kenyataan gagal dalam ujian. Tapi yang lebih mengkhawatirkan adalah ketika mereka begitu terpukul dan depresi, hingga nekat bunuh diri.

Dari sejak jaman orang tua kita, yang namanya ujian sekolah sudah ada, dan selalu menjadi momok yang menakutkan bagi anak muda. Tapi sejak pemerintah memberlakukan kebijakan baru, dengan meningkatkan standar nilai minimum kelulusan, dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia, sepertinya ketakutan akan ujian ini semakin besar saja di kalangan anak muda.

Dalam riset yang kami lakukan, lebih dari 20% responden anak muda dari kelompok “college student”, menyatakan bahwa kegagalan dalam ujian atau kegagalan akademis, adalah ketakutan terbesar mereka. Sementara bagi anak muda di kelompok “Highschool Student” lebih banyak lagi yang menyatakan gagal ujian dan gagal akademis sebagai ketakutan terbesar mereka. Tercatat hingga 30% lebih yang menyatakan demikian.

Setidaknya ada tiga beban besar yang mau tidak mau akan mereka tanggung ketika gagal ujian. Pertama, ketakutan bahwa masa depan mereka suram karena kehilangan waktu yang berharga untuk mengejar cita-cita. Kedua, perasaan malu luar biasa terhadap teman, lingkungan dan keluarga. Ketiga, merasa telah mengecewakan orang tua, yang telah membiayai pendidikan mereka selama tahun berjalan.

Ketiga hal inilah yang kadang tidak sanggup untuk dipikul oleh anak muda, sehingga mereka melakukan tindakan-tindakan yang merugikan. Ada beberapa brand yang selama ini kita kenal tune in dengan kegelisahan anak muda ini.

Telkomsel, contohnya sangat memahami ketakutan anak muda gagal dalam ujian, sehingga membuat program yang sangat tepat dalam mengantisipasi hal tersebut. Anak muda dilatih dan dibiasakan untuk ‘merasakan’ tekanan ujian, lewat program ‘Telkomsel Gelar Try Out Ujian Nasional’. Walaupun peserta Try Out tidak bisa merasakan level tekanan yang sama dengan ujian sesungguhnya, minimal Telkomsel lewat program ini, memberikan gambaran soal-soal ujian nasional. Yang harapannya akan membuat siswa lebih tenang dan tingkat ketegangan menghadapi ujian semakin berkurang.

Gagal ujian selalu menjadi ketakutan anak muda, khususnya bagi mereka yang sedang mengenyam dunia pendidikan. Ujian bagi anak muda adalah pintu gerbang yang menentukan baik dan buruknya masa depan mereka.

Ujian sebenarnya adalah alat yang digunakan untuk mengevaluasi sekaligus memberikan penilaian terhadap perkembangan belajar siswa. Dan nilai ujian menjadi indikator yang digunakan untuk menentukan seseorang layak atau tidak untuk masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Maka dari itu, ketika gagal ujian, gagal pula harapan jadi anak muda yang berguna.

Oleh Joseph Kristofel (Associate Research Manager, MarkPlus Insight)

Artikel ini ditulis berdasarkan analisa hasil riset sindikasi terhadap hampir 800 responden anak muda di 6 kota besar di Indonesia, SES A-B, Umur 16-35, yang dilakukan bulan Februari-Maret 2010 oleh MarkPlus Insight berkerjasama dengan Komunitas Marketeers.

Join the conversation on http://www.the-marketeers.com atau di Twitter @the_Marketeers

source :

http://www.detikfinance.com/read/2010/08/31/161944/1432157/4/gagal-ujian-gagal-jadi-anak-muda-yang-berguna

Best Regards!

-ANTARES Privat-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s